Langsung ke konten utama

Dibalik Balai Rukyat "Eksplore Panorama Gresik"

Gresik - Sebagai salah satu datarang tinggi di Jawa Gresik memiliki beberapa tempat yang dijadikan acuan Umat Islam baik di Indonesia ataupun Dunia dalam pentuan derajat rukyatul Hilal, dimana salah satu tempatnya adalah di Balai Rukyatul Hilal CondroDipo

Untuk Tahun 2014 / 1435 H rencana akan dilakukan secara bersama beberapa lembaga Islam antara Lain NU,MUI, dan Ormas Islam lainya untuk melakukan pemantauan rukyat

Tempat rukyat milik Lajnah Falakiyah NU Kabupaten Gresik. Balai rukyat ini berdiri diatas bukit disamping makam Mbah Condrodipo. Balai rukyat ini juga dilengkapi dengan busur besar(diameter 6 meter) sebagai petunjuk mata angin. Kordinat balai rukyat ini 7°10'10" Lintang selatan 112°37'2" Bujur timur menurut Google, akan tetapi berdasarkan pengukuran GPS pada awal pembangunannya, posisi balai rukyat ini 7°10'11.1" Lintang selatan 112°37' 2.5" Bujut timur dengan ketinggian 120 meter dari permukaan laut. Di tempat inilah diadakan rukyat/observasi hilal pada setiap akhir bulan hijriyah. Untuk bulan Romadlon dan Syawal Balai rukyat ini mewakili jatim ditempati rukyat online bantuan dari DepInfoKom.(Abdul Muid Zahid)

Sabtu 8 Juni 2014, kit aberkesempatan untuk Foto bersama dari atas sini dan berikut beberapa hasilnya sebagian dan tidak mewakili semuanya,

Semoga Bermanfaat








Terima KAsih sudah membaca kumpulan  tulisan dan foto Dibalik Balai Rukyat "Eksplore Panorama 
Gresik"

Semoga Bermanfaat

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...