Resensi Buku Tentang Gresik : sebagai kota perdagangan regional dan internasional, Dan mengetahui pengusaha Pribumi Gresik mengembangkan usahanya di masa pemerintahan kolonial Belanda. Buku karangan Oemar Zaenuddin ini juga menjelaskan secara rinci mengenai data budaya Gresik pada peralihan abad dari abad ke-19 menuju abad ke-20, antara lain mengenai Kebiasaan pakaian, makanan, komoditi dagang, arsitektur bangunan dan bahasa serta tulisan. Kekayaan data yang ditampilkan melalui foto, surat-menyurat, iklan, nota dagang, serta dokumen-dokumen lain, menjadi nilai lebih buku ini. Selain pelaku sejarah beliau juga merupakan keturunan asli dari saudagar Gresik saat itu H Oemar, sehingga memiliki koleksi sejarah Gresik masa lalu
Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog . Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...
