Langsung ke konten utama

Gali Potensi Pariwisata Gresik

Potensi Pariwisata Gresik
Kabupaten Gresik memiliki berbagai potensi wisata. Antar alain potensi wisata alam, wisata seni dan budaya, wisata minat khusus. 
Potensi wisata alam gresik antara lain : 
- Bukit Surowiti - Goa Gelang Agung 
- Giri Wana Tirta - Pantai Delegan 
- Pulau Bawean 
Di bidang seni, Kabupaten Gresik memiliki daya tarik : 
- seni hadrah 
- terbang jidor 
- macapat pesisiran 
- pencak macan 
- kercengan Bawean 
Wisata budaya, memiliki obyek wisata religi, antara lain : 
- Makam Sunan Giri 
- Makam Sunan Prapen 
- Petilasan Giri Kedaton 
- Makam Maulana Malik Ibrahim 
- Makam Nyai Ageng Pinatih 
- Makam Raden Santri 
- Siti Fatimah binti Maimun 
- Makam Kanjeng Sepuh 
- Makam Kanjeng Pusponegoro
Wisata minat khusus Kabupaten Gresik memiliki obyek wisata Kampung Kemasan dan kawasan Wisata Adenium. Selain wisata, Kabupaten Gresik mempunyai daya tarik lainnya yaitu kekayaan kerajinan khas Gresik. Antara lain sarung tenun, songkok, rotan, bordir, damar kurung, batu onix, tikar pandan. Sedangkan kekayaan kuliner khas Gresik yaitu pudak, nasi krawu, otak-otak bandeng, jubung, ayas, gula aren, petis, keripik bayam. 
Serta produk olahan hasil laut yang dapat dijadikan souvenir dan oleh-oleh. Yang tak kalah menarik Kabupaten Gresik juga memiliki peninggalan-peninggalan dan situs-situs bersejarah serta adanya berbagai upacara adat dan acara tradisional, seperti Rebo wekasan, sanggring, malam selikur (tradisi kolak ayam masjid Gumeno), malam selawe, malam pasar bandeng dan tradisi mulud. 
Agar menarik minat wisatawan berkunjung ke Gresik, maka saat ini seluruh komponen kepariwisataan Gresik secara intens melakukan pemasaran pariwisata dan meningkatkan kualitas produk pariwisata serta melakukan peningkatan sumber daya manusia yang bergerak di bidang pariwisata. 
sumber: tabloid Pesona Gresik

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...