Langsung ke konten utama

Mahrojan Wali Wali Jawa


Gresik - Rangkaian Festival Wali Songo " Mahrojan Wali-Wali Jawa" yang digelar DISBUDPARPORA baru usai kemarin, Minggu 19 Oktober 2014 bertempat di sepanjang jalan Raden Santri dan Jalan Basuki Rahmad Gresik, dengan rangkaian acara antara lain Pameran Wali Songo, Sarasehan Wali Songo, dan diakhiri kirab Wali Songo 

"Mahrojan Wali-wali Songo (Sembilan) ini untuk membangkitkan semangat dan meneladani (Mencontoh) perjuangan para wali," kata KH Muchtar Djamil selaku tokoh agama yang dituakan di Kabupaten Gresik, seperti dikutip dari tribunnews

Walau terkesan mendadak, acara yang  baru pertama kali di selenggarakan ini terlihat melibatkan siswa-siswi dari sekolah di Kabupaten Gresik. Mereka menampilkan foto peninggalan Wali-wali dan pakaian serta miniaturnya yang dibawa keliling sepanjang kirab



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...