Langsung ke konten utama

Metode Mengendalikan Rayap Rumah

Pernahkah anda mengeluh tentang kehadiran rayap di rumah. Kerusakan yang terjadi akibat rayap tidak hanya pada perabot kayu yang berada di bawah, kerangka atap sebagai bangunan utama rumah juga bisa di serang oleh hewan kecil ini.
Sebaiknya, pencegahan rayap dilakukan sebelum rumah mulai dibangun. Dengan begitu, metode pencegahan yang dilakukan bisa lebih optimal.
Bila rumah yang Anda beli sudah terserang rayap, beberapa cara dan metode berikut dapat membantu Anda 
1. Metode Fisik
Buatlah penghalang masuknya rayap ke dalam bangunan, contohnya menggunakan pasir, perlit, ijuk, granit, atau stainless steel. Metode ini biasanya digunakan untuk mencegah menyerang rumah yang sedang dibangun.
2. Metode Hayati
Memanfaatkan musuh alami rayap untuk menekan populasi rayap. Contohnya Nematoda (cacing-cacingan), jamur, dan bakteri.
3. Metode Kimia (Liquid Barrier System)
Memberikan perlakuan bahan kimia pada lapisan tanah agar menjadi penghalang bagi masuknya rayap ke dalam bangunan. Adapun caranya sama seperti tindakan preventif di pra konstruksi, yaitu melalui pengeboran dan injeksi sepanjang fondasi.
4. Metode Pengumpanan (Termite Baiting System)
Metode yang memanfaatkan perilaku rayap yang saling menyuapi (tropalaxis) dan sifat suka mengembara secara acak mencari makan (random foraging). Caranya, melalui pemasangan stasiun-stasiun umpan rayap berisi bahan aktif. Alhasil, proses pergantian kulit rayap terganggu, sehingga pada akhirnya mengeliminasi seluruh koloni rayap.

Sumber : tribunnews

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...