Langsung ke konten utama

Muhtarom Pimpin Komunitas Suporter ULTRAS Gresik

Kongres Ke 5 Ultras Gresik yang berlangsung pada Minggu (11/01), di Wahana Ekpresi Pemuda (WEP) akhirnya memilih Muhtarom sebagai ketua. Acara yang dibuka oleh Bupati Gresik Bapak Sambari Halim Radianto ini berlangsung singkat, ini dikarenakan peserta Kongres harus menuju Kediri untuk mendukung tim kebanggaannya Persegres bertanding di final piala Gubernur Jatim melawan Persik Kediri. 

“Ini tadi menjadi kesepakatan forum, kita jam 2 sudah harus selasai dan bersama sama menuju kediri untuk mendukung langsung Persegres” ujar peserta Korwil Sembayat seperti dilansir dari kabargresik.com. Kongres yang di pimpin Suyono ini memilh dua kandidat yakni Muhtarom dan Samsul Arifin. Ketika pembacaan tata tertib pemilihan tidak ada interupsi yang berarti dari forum, sehingga jalannya sidang pun berlangsung lancar. 

Untuk perolehan suara Muhtarom menang Mutlak atas Samsul Arifin, dari 65 peserta yang hadir Muhtarom memperoleh 61 suara Samsul Arifin 3 suara dan 1 suara tidak sah. “Alhamdulillah, saya dipercaya konco konco Ultras, setelah ini saya akan secepatnya bikin formatur” kata Muhtarom seusai kongres. 

sumber : kabargresik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gresik Jadi Target Jaringan Narkotika Internasional, BNN Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja Diduga Berasal dari Thailand

INIGRESIK.COM - Kabupaten Gresik kembali menjadi sorotan setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggagalkan upaya peredaran sekitar 3,37 ton ganja yang diduga berasal dari Thailand. Barang bukti dalam jumlah sangat besar tersebut ditemukan di sebuah gudang kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, setelah melalui operasi intelijen yang melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polres Gresik. Besarnya volume narkotika yang diamankan menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi sasaran utama jaringan penyelundupan narkotika lintas negara. Pengungkapan ini bukan sekadar penyitaan barang bukti dalam jumlah besar. Kasus tersebut menjadi gambaran bagaimana sindikat narkotika internasional terus mengembangkan modus operandi dengan memanfaatkan jalur logistik dan perdagangan untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Gresik, yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri dan logistik terbesar di Jawa Timur, diduga dipilih karena memiliki aktivitas dist...