Langsung ke konten utama

Muhtarom Pimpin Komunitas Suporter ULTRAS Gresik

Kongres Ke 5 Ultras Gresik yang berlangsung pada Minggu (11/01), di Wahana Ekpresi Pemuda (WEP) akhirnya memilih Muhtarom sebagai ketua. Acara yang dibuka oleh Bupati Gresik Bapak Sambari Halim Radianto ini berlangsung singkat, ini dikarenakan peserta Kongres harus menuju Kediri untuk mendukung tim kebanggaannya Persegres bertanding di final piala Gubernur Jatim melawan Persik Kediri. 

“Ini tadi menjadi kesepakatan forum, kita jam 2 sudah harus selasai dan bersama sama menuju kediri untuk mendukung langsung Persegres” ujar peserta Korwil Sembayat seperti dilansir dari kabargresik.com. Kongres yang di pimpin Suyono ini memilh dua kandidat yakni Muhtarom dan Samsul Arifin. Ketika pembacaan tata tertib pemilihan tidak ada interupsi yang berarti dari forum, sehingga jalannya sidang pun berlangsung lancar. 

Untuk perolehan suara Muhtarom menang Mutlak atas Samsul Arifin, dari 65 peserta yang hadir Muhtarom memperoleh 61 suara Samsul Arifin 3 suara dan 1 suara tidak sah. “Alhamdulillah, saya dipercaya konco konco Ultras, setelah ini saya akan secepatnya bikin formatur” kata Muhtarom seusai kongres. 

sumber : kabargresik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...