Langsung ke konten utama

Profil Yayasan Pendidikan Al Ibrah Gresik

Al Ibrah merupakan lembaga pendidikan Islam Terpadu (IT) di bawah Yayasan Al Ibrah Gresik yang mengelola 
  • Taman Pendidikan Qur’an (TPQ), 
  • Kelompok Belajar (KBIT), 
  • Taman Kanak-Kanak (TKIT), 
  • Sekolah Dasar (SDIT), dan 
  • SMP IT 

dengan menggunakan sistem pembelajaran secara islami yang menekankan pada pengembangan science. 
Visi 
Menyelenggarakan lembaga pendidikan berbasis mutu secara islami untuk meningkatkan kualitas kehidupan islami di sekolah ataupun di rumah 
Misi 
Mendidik anak berkepribadian islami dan berwawasan global serta menumbuhkan semangat berprestasi dengan menekankan inovasi pembelajaran 

DIMENSI KUALITAS 
1.Islamic Achievement : Prestasi Keislaman 
2.Personal Acquirement : Kecakapan personal 
3.Knowledge Advancement : Kemajuan Pengetahuan 
4.Cultural Arrangement : Budaya hidup teratur 
5.Continual Improvement : Perbaikan mutu terus menerus 

KOMPETENSI KELULUSAN 
1.Noble Character : Berakhlaq Mulia 
2.Science integrity : Berilmu dengan integritas 
3.Self Sufficient : Berkepribadian Mandiri 
4.Mutual Intellect : intelek yang berdaya guna 
5.Entrepreneurship Soul : Berjiwa kewirausahaan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...