Langsung ke konten utama

Tidak Dipekerjakan Warga Duduk Sampeyan Demo Indomarco

Gambar oleh @Elwenwen
Ratusan warga dari Desa Ambeng-ambeng, Desa Watang dan Desa Dalemrejo, Kecamatan Duduksampean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, melakukan demonstrasi  di gudang logistik PT Indomarco Prismatama di desa mereka.
Kumpulan masa yang mengatas namakan Forum Pemuda Desa Ambeng Ambeng Watang Rejo FORDAM ini, berjalan kami bersama ratusan pendemo sehingg mengakibatkan jalur poros pantura dari arah Lamongan ke Gresik, macet 10km. 

Warga sangat kecewa karena sejak beberapa bulan yang lalu hanya di lakukan tes dan ternyata hasilnya warga banyak yang tidak diterima. Kalaupun ada yang diterima kemudian ditempatkan di luar kota. "Warga hanya ingin dipekerjakan di gudang dan pertokoan di sini. Kemarin ada yang melamar kerja tapi ditugaskan di Sidoarjo," kata Rofil (26), warga Watang, Kecamatan Duduksampean seperti diberitakan tribunnews 

Dari informasi yang dihimpun logistik untuk swalayan Indomart tersebut, membutuhkan sekitar 1500 karyawan. Sebagian besar ternyata pihak Indomart mempekerjakan orang luar Ambeng Ambeng. Sehingga menyebabkan warga disekitar perusahaan tersebut tidak bisa menerima 

diolah dari berbagai sumber 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...