Langsung ke konten utama

Warung Kopi Tertua di Gresik, Benarkah Warung Cak Rokhim ?

Kopi Kopyok dan minuman Secang
Gresik - Bangunan kecil layaknya warung kopi sepintas sama dengan lainnya di Gresik, ada sajian nasi bungkus, gorengan, dan minuman khas kopi, yang berbeda di warung ini adalah sajian kopinya yang khas, tidak ada kopi susu yang tersedia adalah kopi alus dan kopi kopyok atau kopi sederek yang dibuat sendiri oleh pemiliknya. dan ada lagi menu minuman secang

Dari ribuan warung kopi di Gresik warung yang sering disebut warung cak rokhim ini memang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri, selain sajian menu spesialnya, warung ini memulai daganganya berbeda dengan yang lain, setiap subuh warung ini sudah banyak dikunjungi dan tutup hanya sampai siang atau waktu sholat dhuhur

Benarkah warung cak Rokhim tertua di Gresik ?
Setelah menanyakan kepada Kris Adji salah satu pegiat budaya Gresik mengenai warung kopi tertua, maka didapatlah sebuah alamat dengan nama warung cak Rokhim yang berada tepat dibelakang masjid Jami' Gresik atau di jl Wakhid Hasyim Gang 3. untuk memastikan maka kami secara langsung mendatangi lokasi

"Sekitar lima puluh tahun" begitu ujar Sunarsih ketika ditanya umur dari warung cak rokhim, perempuan paruh baya ini merupakan generasi penerus kedua setelah cak rokhim tidak lagi mengelola dan melayani pelanggannya

Mengenai warung kopi tertua, penulis belum memastikan ada di tempat yang berbeda, namun setidaknya keunikan dan kelezatan kopi ini bisa dijadikan referensi bagi penghuni Gresik yang belum mengetahuinya
warung cak rokhim dibelakang masjid jami'

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...