Langsung ke konten utama

Barcelona Lolos Semifinal Liga Champion 2015

Neymar, Gambar : Kompas.com
Hasil liga champion Selasa atau Rabu (22/4/2015) dini hari WIB di Camp Nou antara Barcelona melawan Paris Saint-Germain (PSG) berakhir 2-0. Hasil leg kedua ini sekaligus mengantarkan Barcelona  lolos ke semifinal Liga Champions 
 
Bercelona melangkah ke babak semifinal dengan keunggulan agregat 5-1. Pada pertadingan leg pertama, Lionel Messi dan kawan-kawan sukses mengalahkan PSG 3-1 di Paris, pekan lalu.
 
Lini depan mereka mengandalkan Neymar, Lionel Messi, dan Luis Suarez. Pada menit ke-14, melalui skema serangan balik, Andres Iniesta membuat pergerakan gemilang dari tengah lapangan. Gelandang asal Spanyol itu melewati tiga pemain PSG sebelum memberikan umpan kepada Neymar. 
 
Neymar lalu berhasil memanfaatkan umpan tersebut  dan mampu mengecoh kiper PSG, Salvatore Sirigu, sehingga Barcelona unggul lebih dulu. Striker PSG, Zlatan Ibrahimovic, sukses menceploskan bola ke dalam gawang Barcelona pada menit ke-20. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Ibrahimovic lebih dulu berada di posisi offside. 
 
Pada menit ke-34, Neymar kembali menyarangkan bola ke gawang lawan sehingga merubah skor menjadi 2-0. Bomber asal Brasil itu melepaskan sundulan yang bolanya masuk ke gawang PSG seusai menerima umpan silang Dani Alves. Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan , Barcelona menciptakan enam peluang emas dari 11 usaha, dengan penguasaan bola 55 persen, sementara PSG melepaskan dua tembakan akurat dari delapan percobaan. 
 
 
Pertandingan Liga Champion lain : 
Bayern Munich VS FC Porto   6 :1


Sumber : kompas.com
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...