Langsung ke konten utama

"Sandywara" Bukti Gresik Punya Jiwa Sosial Tinggi

GRESIK - Budaya membaca dan bertukar Informasi yang dituangkan dalam media cetak sudah membudaya sejak jaman dulu, salah satu bukti sejarah yang bisa dinikmati dan dijadikan pelajaran yaitu sebuah majalah Islam Komite jaman dahulu bernama "SANDYWARA"  yang dikeluarkan oleh yayasan Islam tertua di Gresik  yaitu Daroel Islam

Pada buletin atau majalah yang tertanggal 10 Juni 1939 ini menggambarkan beberapa aktifitas sosial diwaktu itu sudah dikelola secara modern, dengan susunan pengurus seperti kebutuhan organisasi pada mestinya 

tertulis sebagai berikut

Ketua : M. Choesnani
Penulis : A.S Koesin
Bendahara : M.F Manggoes
Pengamat : Hafri, A.M Zaini
Publikasi : Azisissa'ad



Dari penjualan majalah ini diketahui didalam tulisan dibawah menjelaskan bahwa diperuntukan untuk amal, salah satunya 75 % untuk yayasan Daroel Islam dan 25 % untuk kaum miskin

Kata pengantar dalam majalah sandywara ini menggambarkan sebuah semangat dari ketua komita kepada pembaca, khusunya warga Grissee waktu itu untuk bersatu dan beraktifitas sosial
Kolom Sokonglah menegaskan budaya membari sudah sangat kental di Gresik, mulai dari kegiatan pembangunan gedung sampai kepada kegiatan sosial yang lain seperti khitanan masal yang turun temurun sampai sekarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...