Langsung ke konten utama

Pencegahan Penyakit Diabetes Sejak Dini

Gambar diambil dari +Dokter.id 
Prediabetes merupakan suatu keadaan di mana terjadi peningkatan kadar gula darah tanpa disertai gejala diabetes lainnya. Prediabetes dapat berkembang menjadi diabetes di kemudian hari bila anda tidak segera melakukan tindakan pencegahan. Perubahan gaya hidup seperti diet sehat dan olahraga dapat menjadi cara pencegahan yang baik. 

Olahraga Teratur 
Berolahraga selama 30 menit rutin setiap hari dapat membantu menjauhkan anda dari penyakit diabetes. Berolahraga secara teratur bisa menurunkan kadar gula darah dan lemak tubuh anda. Selain itu, olahraga juga dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh anda, dengan demikian kesehatan anda  terjaga. 

Menurunkan Berat Badan 
Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor resiko diabetes. Menurunkan berat badan sebanyak 5-7 kg dapat menurunkan resiko diabetes sebanyak 58% (bila anda mempunyai berat 100 kg sebelumnya). 

Diet Sehat 
Yang dimaksud dengan diet sehat adalah diet tinggi serat dan rendah lemak serta karbohidrat sederhana. Perbanyaklah mengkonsumsi buah dan sayuran, seperti brokoli, bayam, wortel, dan kacang-kacangan. Selain itu, pilihlah gandum utuh, seperti beras coklat atau roti gandum daripada nasi putih atau roti tawar biasa. 

Tidur yang Cukup 
Kurang tidur karena melakukan aktifitas yang berlebihan dapat membuat anda lebih sulit untuk menurunkan berat badan dan juga dapat menurunkan sensitivitas berbagai organ terhadap insulin. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2. 

"Pencegahan Penyakit Diabetes Sejak Dini" sumber dokter.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...