Langsung ke konten utama

Penimbang Emas Kuno

Timbangan emas kuno ini masih tersimpan di dalam lemari koleksi yang berada di rumah Cak Noed, yang beralamat di Jalan Nyi Ageng Arem Arem Gresik. Walaupun sudah ada beberapa elemen yang mulai berkarat. Timbangan emas kuno ini masih utuh menandakan sisa usaha emas yang dulu pernah jaya di Gresik
Timbangan ini terdiri dari 9 beban yang memiliki berat sesuai dengan keinginan seperti 10 gram, 20 gram, dan 100 gram, berbentuk lingkaran yang memiliki lubang ditengah untuk dimasukan kepengait


Ada dua beban yang memiliki ukuran sama dan bisa di letakan di timbangan sebagai acuan untuk menilai perhiasan emas yang akan dijual kepada pembeli 

Berdasarkan keterangan cak Noed selaku pemilik barang saat ini, barang ini diperkirakan berusia sama dengan kejayaan pengolahan kulit pada waktu itu sekitar awal abad 19 an. Setidaknya timbangan emas kuno ini menggambarkan perekonomian Gresik saat itu sudah bergeliat. dan peran pelabuhan Gresik yang sangat besar menjadikan berbagai barang dari Gresik atau yang datang ke Gresik silih berganti




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...