Langsung ke konten utama

Pertalite Gantikan Bensin Secara Bertahap

Gambar diambil dari +SINDOnews 
Pertamina berencana akan mengganti bahan bakar bensin Premium secara bertahap, dan menggantinya dengan bensin jenis baru bernama Pertalite. Bensin baru tersebut memiliki RON 90-91. Pertalite akan diuji coba pada Mei 2015 di jalan tol. 

BBM jenis Premium memang sudah selayaknya diganti, karena di negara lain sudah memakai EURO 4, sementara premium masih EURO 2. Rencananya, Pertalite diproyeksikan akan mengganti premium.

Pertalite memiliki kandungan Ron yang lebih baik dibandingkan Premium. Produk ini akan lebih murah dibandingkan Pertamax dengan kandungan Ron di antara Premium 88 dan Pertamax 92.
Keunggulan lain dari Pertalite ini lebih bersih, lebih ringan, lebih bagus daripada Premium, dengan harga lebih murah dari Pertamax. Pemerintah juga memberi batas waktu kepada Pertamina untuk menghapus Premium secara bertahap paling lambat 2 tahun, atau di 2017

Berikut beberapa kelebihan Pertalite
  • Tidak perlu mengubah mesin kendaraan
  • Oktan lebih tinggi 2 poin dari premiun
  • Pembakaran kendaraan semakin sempurna
  • Ruang bakar lebih bersih
  • Kadar emisi gas buang sedikit
  • Bahan Bakar lebih irit
  • Performa kendaraan semakin baik
  • Menambah ketahanan mesin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...