Langsung ke konten utama

Uang Anda Sobek, Ini Solusinya ?

uang sobek
Apa yang akan anda lakukan jika menemui uang sobek?
Kebanyakan orang jika menemui uang yang sobek biasanya disambung menggunakan plaser (solatip) atau bahkan dibuang begitu saja jika nominalnya kecil.

Tenang, Anda tidak perlu khawatir, uang itu bisa kita tukarkan dengan uang yang baru, berkondisi baik, dengan nilai yang sama. Bank Indonesia memberikan panduan untuk penggantian uang lecek/rusuh dan rusak, dalam hal ini Bank Indonesia memberi istilah uang tidak layak edar. 

Selain uang lecek dan rusak, Uang yang tidak layak edar adalah uang yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia. Melalui penerbiatn peraturan Bank Indonesia uang dicabut dan ditarik dari peredaran salah satunya karena waktu edar yang sudah cukup lama. 

Proses penukaran uang tak layak edar tersebut sangatlah mudah. Prinsipnya uang yang cacat atau tidak layak edar akan ditukar sesuai nominal yang tertera bila memenui kriteria penggantian dan keasliannya di kenali. Syarat utama uang dapat di tukar adalah, besar kertas lebih besar dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya selanjutnya uang dapat di kenali keasliannya. Untuk uang logam, walaupun nominal tidak terlalu besar uang logam juga memperoleh penggantian, minimal ukuran dari setengah ukuran semula dan dapat dikenali keasliannya. 

Khusus untuk uang yang sudah dicabut dan di Tarik dari peredaran. Akan tetap mendapatkan penggantian penuh bila di tukar dalam tenggang 10 tahun sejak tnaggal pencabutan. Pada 5 tahun pertama, penukaran dapat di lakukan di seluruh bank-bank, bila melebihi 5 tahun, penukaran hanya bisa di Bank Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...