Langsung ke konten utama

2 Polisi Dijemur Karena Kedapatan Meminta Suap

Polisi Bojonegoro di Jemur
Bojonegoro - Pelajaran berharga datang dari Kapolres Bojonegoro AKBP Hendri Fiuser yang secara tegas menjemur dua oknum anggota polisi lalu lintas yang kedapatan meminta suap sebesar Rp 1 juta kepada warga yang terlibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). 

Kedua anggota Polantas ini mendapat hukuman setelah korban melaporkan perbuatan tersebut kepada Kapolres Bojonegoro dan langsung mendapat hukuman. “Dua polisi ini ada indikasi minta uang sebesar Rp 1 juta kepada orang yang terlibat dalam kecelakaan, tapi mereka (dua polisi) diberi Rp 100.000. Kemudian ada yang melapor ke kami,” papar Hendri di Mapolres Bojonegoro, Senin (25/5/2015) seperti dikutip dari tribunnews

Hendri lalu memberi tindakan disiplin kepada kedua polisi tersebut dengan cara menjemur di halaman Mapolres kurang lebih selama 30 menit. Penjemuran itu dilakukan bersamaan apel agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. 

sumber : tribunnews

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...