Langsung ke konten utama

Deretan Logam Mulia Berjejer di Giri

Berbagai jenis batuan permata atau gemstone yang berasal dari Indonesia terkenal sangat bervariatif, tidak mengherankan jika batu mulia asal Indonesia menjadi sangat terkenal di dunia Internasional. Hal tersebut bisa dilihat dari antusiasme pengunjung pada beberapa event pameran batu mulia di beberapa daerah hingga dijadikan sebagai cinderamata resmi konferensi Asia Afrika yang dihadiri beberapa kepala Negara di Bandung beberapa waktu lalu. 

Demam batu mulia memang melanda di hampir seluruh penjuru Nusantara, tak terkecuali di kabupaten Gresik. Ternyata di daerah Sidomukti, Giri telah tersohor sebagai salah satu pusat pengrajin perhiasan baik logam mulia maupun batuan mulia. Hal ini berlangsung sejak beberapa abad lalu hingga dikenal istilah dusun “Jraganan”, yang berarti daerah tersebut dulunya tempat pemukiman para Jeragan (Juragan/Saudagar Kaya) yang menjadi pengrajin emas dan penyokong dana pemerintahan Giri Kedaton. 

Beberapa batuan popular semacam Bacan, Idokras, Kalsedon, Akik Gambar, Kalimaya, dan sebagainya bisa anda temukan disepanjang jalan Sunan Giri XIII, Sidomukti – Giri. Selain beragam, harga batuan disini seikit lebih murah dikarenakan langsung dari pengrajin. Daerah yang masih satu perkampungan dengan kompleks situs peninggalan Sunan Giri “Giri Kedaton” ini biasanya paling ramai dikunjungi di akhir pekan, rata-rata para pecinta batu mulia ini mengaku kualitas hasil pengrajin disini sangat rapid an berkualitas. 

Tak hanya itu, setiap Ahad pagi disekitar Pasar Gresik mendadak menjadi pusat jual beli logam mulia yang sangat ramai. Tidak hanya masyarakat Gresik, ternyata banyak para pecinta batu mulia yang dating dari beberapa daerah di luar kota Gresik. Tak sedikit pula para pencari nafkah yang beradu nasib mencari keberkahan dari hasil penjualan batu akik. Dan perlu anda ketahui bahwa Rasulullah SAW juga memakai cincin terbuat dari perak yang juga dimanfaatkan sebagai stempel surat. 

Dari Anas bin Malik RA. 
“Cincin Nabi SAW terbuat dari perak, dan mata cincinnya berasal dari Habasyah (Ethiopia)” (HR. Muslim 2094, HR. Turmudzi 1739, dan yang lainnya) 

Dari Ibnu Umar RA. “Nabi SAW menggunakan cincin dari perak, dan beliau gunakan untuk menstempel suratnya” (HR. Ahmad 5366, Nasai 5292, dan sanadnya dishahihkan oleh Syuaib al-Arnauth) 

Kunjungi juga : Sangasmaradana blogspot.com 
Follow Instagram : @wahyufirsyah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...