Langsung ke konten utama

Liputan Jatim TV di Bukit Jamur Gresik

Gresik - Tanggal 1 Mei 2015 Komunitas ini gresik mendapat tamu dari komunitas traveler Jakarta bernama Gembolan, sekitar 7 orang mereka akan mengunjungi antara lain bukit jamur di Bungah. dan bukit sekapuk, pada kesempatan tersebut juga sempat di siarkan oleh Jatim TV.

Berikut transkip dari Jatim TV yang diupload oleh Dhian Satria selaku kontributor 

Satu lagi tempat wisata bersama keluarga, untuk mengisi liburan di akhir pekan. tepatnya di Bukit Jamur Gresik Bukit Jamur ini terletak dilahan bekas galian kapur kecamatan Bungah kabupaten Gresik, jawa timur 

Keindahan Bukit Jamur Gresik ini layak untuk dikembangkan. Batu jamur adalah salah satu fenomena alam dimana batuan terkikis oleh angin dan hujan yang menyebabkan bentuk batu menjadi mirip dengan jamur. 

Pada batuan 'jamur' ada bagian atas dan bagian bawah. Material batuan yang terletak di bagian atas lebih keras daripada material batuan yang di bawah, Wisata bukit jamur ini di buka setiap hari minggu. mulai jam 6 pagi sampai jam 17 sore. 

Untuk hari biasa harus melalui perizinan terlebih dahulu. kesempatan ini Banyak digunakan oleh keluarga untuk berlibur menikmati keindahan bukit jamur tidak sedikit wisatawan dalam negeri yg sudah mengunjungi tempat ini. banyak dari berbagai komunitas fotografi dan videografi mengabadikan keindahan bukit jamur ini. sayangnya akses jalan untuk menuju lokasi wisata ini masih belum mendapat perhatian dari pemerintah. jalan yang becek ketika hujan bisa mengganggu perjalanan wisatawan. 

 kontributor jatimtv. dhian dan danil mengabarkan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...