Langsung ke konten utama

Mengenal Karakter Diri Lewat Musik

Musik menjadi bagian hidup sekaligus teman di dalam kehidupan kita, setiap bulan bahkan hari tercipta musik baru, ini menjadi bukti bahwa musik sangat ditunggu kehadirannya, dan digandrungi berbagai kalangan. Namun taukah anda hanya dengan mengetahui musik kesukaan lawan bicara kita bisa mengetahui karakter dan apa yang diinginkan lawan bicara kita. 

Ini akan sangat berguna sekali untuk seorang marketing. "Jika Anda memahami selera musik seseorang, maka anda akan dapat mengatakan seperti pada pribadinya, siapa dan menjual apa"

Dan untuk orang umum pastinya ini akan sangat bermanfaat dalam interaksi sosial kita. Music banyak sekali jenisnya, mari kita pelajari satu persatu. 

POP 
Berasal dari kata (Populer) membuat aliran musik ini digemari dan disenangi masyarakat. Orang orang yang berkarakter supel, ceria dan lebih mengikuti alur dalam hidupnya menjadi pecinta musik ini. Music Pop sering menuangkan sesuatu yang dirasakannya seperti sedih, bahagia, marah atau sebagainya dalam lagu. 

ROCK/SLOW ROCK 
Rock adalah bagian subgenre dari music Rock and Roll, music ini mulai di kenal di tahun 1940-an di Amerika Serikat. Pribadi yang realistis mempunyai gaya komunikasi yang impulsif, spontan, idealis,kreatif, berfikir logis dan kurang dapat mengendalikan diri adalah pecinta aliran music ini. Pecinta musik ini senang menghadapi hal-hal baru, friendly dan mempunyai selera humor diatas para pendengar aliran musik lain. 

JAZZ 
Jazz adalah aliran musik yang merdu dan lembut untuk didengar, musik ini ini lahir di amerika dan mulai di kenal pada tahun 1970, para pendengar jazz mungkin sedikit melupakan kalau mereka adalah pribadi yang sedikit menutup diri atau introvert, menyukai hal baru, nyentrik, fresh dan agak sedikit pendiam. Para pendengar jazz adalah orang yang kalem tapi mempunyai jiwa petualangan yang tinggi, sehingga mereka juga cepat beradaptasi dengan hal-hal yang baru. 

REGGAE 
Untuk anda yang suka santai pasti menyukai aliran music ini. Musik yang di ciptakan oleh Bob Marly dan mulai tenar di era 1972 dengan album “Catch A Fire di Jamaika. Di Indonesia Mbah Surip jadi tokoh music ini. Gaya peminat music ini pastilah yang orang yang nyentrik, suka membuat keramaian dan kegaduan. Karena tujuan mereka untuk mencari perharian. Mereka senang bersosialisasi dan sangat ramah dengan siapa saja yang ingin berinteraksi dengan mereka. 

DANGDUT 
Dangdut adalah music yang di sukai hampir setengah rakyat di Indonesia, jadi bukan berarti peminat music ini kampungan. Karakter dan sifat orang pecinta musik ini hal hal yang sederhana, tidak peduli apa kata orang, individualis namun seru,asik, tidak berpikir rumit, cenderung menghindari masalah yang lebih parah lari dari masalah. 

Demikian tulisan mengenai mengenali karakter seseorang lewat genre musik favoritnya. Tentunya masih banyak genre music yang belum di bahas. Post ini mungkin belum 100% benar seperti yang ada di masyarakat, tapi bisa menjadi tambahan agar kita bisa mudah dalam interaksi sosial. 

sumber : wikipedia
oleh : Wildan I

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...