Langsung ke konten utama

Review Final Liga Champion 6 Juni 2015 Juventus vs Barcelona

Juventus akhirnya memastikan maju ke final Liga Champions setelah sukses menahan 1-1 lawan Real Madrid, Kamis (14/5/2015) dini hari WIB. Juventus lolos karena unggul selisih gol 3-2 dari "Los Blancos" yang gagal penuhi target maju ke final.
Dua tim asal negara sepakbola Spanyol vs Italia bisa dinikmati tanggal 6 Juni mendatang. Barcelona sendiri lolos ke final setelah unggul 5-3 atas Bayern Muenchen, Rabu (13/5/2015) dini hari WIB lalu. 

Kalau melihat sejarah liga champion tim asal Spanyol Barcelona sudah pernah meraih gelar juara sejak 1992,2006,2009 dan 2011. Sementara merasakan runner up sebanyak 10 kali, sama seperti Jerman. Sementara itu Italia menjadi negara yang paling banyak raih kekalahan di final yaitu sebanyak 14 kali 

Walaupun tim Spanyol unggul diatas kertas melawan tim negara Itali, karena bola itu bulat maka pertandingan kedua tim ini akan sulit diprediksi, karena memiliki berbagai kelebihan masing masing. jadi kita lihat saja pertandingan liga Champion ini 6 Juni 2015 mendatang

Berikut jumlah peraih trofi Liga Champions/Piala Champions Berdasarkan Tim asal Negara klub peserta :

  • Spanyol 14 (10 runners-up) 
  • Italia 12 (14 runners-up) 
  • Inggris 12 (7 runners-up) 
  • Jerman 7 (10 runners-up) 
  • Belanda 6 (2 runners-up) 
  • Portugal 4 (5 runners-up) 
  • Prancis 1 (5 runners-up) 
  • Skotlandia 1 (1 runners-up) 
  • Rumania 1 (1 runners-up) 
  • Serbia 1 (1 runners-up) 
  • Yunani 0 (1 runners-up) 
  • Belgia 0 (1 runners-up) 
  • Swedia 0 (1 runners-up) 
sumber : liputan6 | Bola

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...