Langsung ke konten utama

Sebarkan !!! Begini Cara Dapat Rumah Murah Bersubsidi

Program pembangunan sejuta rumah yang baru dirilis pada Rabu (29/4) lalu seharusnya bisa tepat sasaran dan peruntukannya, jika semua warga mengetahui secara gamblang informasi tersebut khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki hunian baik rumah tapak maupun rumah susunyang mendapat subsidi dari pemerintah. Rumah subsidi ditawarkan dengan beberapa kemudahan, seperti suku bunga flat 5% selama 20 tahun masa cicilan, dan uang muka 1%. 

Berikut beberapa syarat dan cara mendapatkannya rumah tersebut. ketentuan yang mesti dipenuhi antara lain: 

1. Memiliki penghasilan maksimal Rp4 juta per bulan untuk rumah tapak atau Rp7 juta per bulan untuk rumah susun. 
2. Belum pernah menerima memiliki rumah dan belum pernah mendapat subsidi kepemilikan rumah dari pemerintah. 
3. Telah bekerja di perusahaan formal minimal satu tahun. 
4. Memiliki NPWP, SPT, dan PPh. 
5. Tidak mengalihtangankan rumah tersebut dalam lima tahun. 
Bila Anda memenuhi syarat tersebut, Anda dapat mensurvei rumah subsidi yang disediakan pengembang. Tanyakan kepada pengembang, apakah mereka masih memiliki suplai rumah subsidi. Pihak pengembang akan membantu Anda mendapatkan pembiayaan melalui bank yang telah berkomitmen mengucurkan kredit pembiayaan rumah (KPR) subsidi. 

Sebagai informasi, harga jual (tertinggi) rumah subsidi ditetapkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 113/PMK.03/2015: 

1. Pulau Jawa (kecuali Jabodetabek): Rp 110,5 juta. 
2. Sumatera (kecuali Kepulauan Riau dan Bangka Belitung): Rp 110,5 juta. 
3. Sulawesi: Rp 116 juta 
4. Kalimantan: Rp 121 juta. 
5. Bali dan Nusa Tenggara: Rp 126,5 juta. 
6. Papua dan Papua Barat: Rp 174 juta. 
7. Kepulauan Riau dan Bangka Belitung: R 116 juta. 
8. Jabodetabek: Rp 126,5 juta. Semoga bermanfaat!

sumber : rumahcom

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...