Langsung ke konten utama

368 Anak Ikuti Khitanan Masal PT Petrokimia

GRESIK - Kegiatan sosial kembali digelar di wilayah Gresik, kali ini digelar oleh salah satu perusahaan nasional yang berdomisili di Gresik yaitu PT Gresik Petrokimia Gresik menyelenggarakan Khitanan masal, diikuti oleh 368 Anak dari Gresik, Babat, Lamongan, dan  Surabaya, berlangsung di GOR Tridarma, Sabtu (12/6/2015).

Direktur Teknik dan Pengembangan (Dirtekbang) PG F Purwanto mengatakan, kegiatan ini yang ke 30 kali diadakan dengan dana sebesar Rp 290 juta yang diambilkan dari dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT PG. "Kalau ditotal, sejak pertama hingga sekarang kami sudah mengkhitankan 6.854 anak yang kebanyakan adalah putra dari warga sekitar pabrik," ujar Purwanto didampingi Sekretaris Perusahaan PG wahjudi, usai pembukaan acara khitanan. 

Pelaksaan khitanan ini, tambah Purwanto, melibatkan tim medis dari RS Gresik, Petrokimia Gresik, yang merupakan anak perusahaan PT PG dibidang kesehatan. Agar anak-anak yang dikhitan tidak merasa ketakutan, panitia memutarkan film-film kartun di arena khitanan. "Setelah dikhitan, setiap anak boleh langsung pulang dengan membawa bingkisan berupa uang tunai Rp 150.000 serta sarung," katanya.


sumber : beritajatim | tribunnews | petrokimia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...