Langsung ke konten utama

Komunitas tOekangpoto "Utamakan Silaturahim,Foto Bagus Itu Bonus"

Foto Korban Erupsi Merapi

Komunitas tOekangpoto ini berdiri pada tahun 2010, berawal ketika beberapa fotografer relawan foto yang meliput erupsi Merapi Jogjakarta mendokumentasikan situasi di sana. Selain itu para relawan juga melakukan trauma healing kepada anak-anak di pengungsian melalui fotografi. Tujuan komunitas sebagai wadah bagi penyuka fotografi, untuk belajar, berdiskusi, berbagi ilmu, menginspirasi, berkarya, dan bermanfaat bagi sekitar melalui foto

Pada 30-31 Mei 2015 bertempat di Banyuwangi Komunitas tOekangpoto wilayah Indonesia Timur melakukan hunting sekaligus pengukuhan pengurus untuk Indonesia Timur. Dengan rute mulai dari pantai Boom, kuliner Banyuwangi, Baluran, pendopo Bupati, kampoeng Oesing, Kawah Ijen, dan Pantai merah
Kunjungan tOekangpoto di Pendopo Banyuwangi

Komunitas ini menyebut cabang didaerah dengan "frame" sesuai dengan istilah yang biasa dipakai dalam dunia fotografi. Dalam acara ini juga diikuti oleh berbagai frame antara lain Banyuwangi, Gresik, Sidoarjo, Surabaya, dan Madiun.

"Dalam komunitas ini persaudaraan dan silaturahim adalah yang utama foto bagus adalah bonus" Kata Awie sebagai salah satu penanggung jawab komunitas toekangpoto di wilayah Indonesia Timur berpesan kepada seluruh anggota frame ketika sambutan pengukuhan pengurus tOekangpoto
Frame Gresik dalam tour ini mengirimkan 3 wakilnya bergabung "Goes To Banyuwangi" sekaligus dikukuhkan sebagai pengurus. Bagi yang berminat fotografi bisa gabung Komunitas ToekangPoto dengan menghubungi CP Edy Purnomo 081330333754

sumber : toekangpotoid files wordpress com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...