Langsung ke konten utama

Indonesia Hadapai Laga Penentuan Lawan Singapura

Photo: Andrew Ho/ SINGSOC - seagames2015 com
Keberhasilan Evan Dimas dan Timnas U-23 dalam laga Grup A Sea Games Singapura 2015 berlanjut setelah berhasil mengalahkan Filipina dengan Skor 2-0 , Jalan Besar Stadium Singapura Selasa malam 9/6/15.

Dalam pertandingan tadi malam Evan Dimas berhasil mencetak gol di menit awal sehingga meningkatkan kepercayaam diri pemain asuhan Aji Santoso ini. Kepiawaian lini depan membuat Tim Garuda ini menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke 13 oleh Evan Diman 

Berbekal kemenangan ini Evan Dimas dkk, hanya membutuhkan hasil seri melawan tuan rumah Singapura. Dengan poin yang sama kedua tim memiliki point 6 dari dua laga kemenangan, walaupun Indonesia unggul selisih gol dari Singapura. Namun tidak boleh lengah dalam laga penentuan yang akan digelar Kamis atau besok malam



Susunan pemain kedua tim:
Indonesia U-23:
1 Teguh Amiruddin; 2 Vava Mario, 3 Abduh Lestaluhu, 15 Agung Prasetyo, 16 Hansamu Yama; 6 Evan Dimas, 19 Zulfiandi, 7 Ahmad Nufiandani, 17 Paulo Sitanggang, 18 Adam Alis; 9 Muchlis Hadi Cadangan: 12 Muhammad Fadhil, 4 Syaiful Indra Cahya, 5 Zalnando, 8 Muhammad Hargianto, 10 Wawan Pebriyanto, 11 Yandi Sofyan Munawar, 13 Manahati Lestusen, 20 Ilham Udin Armaiyn Pelatih: Aji Santoso

Filipina U-23: 1 Florencio Badelic; 2 Besana, 3 Neil Dorimon, 4 Arboleda, 5 Clarino, 27 Felongco; 7 Amel Amita, 8 Gadia, 17 Jaime Vicenzo Cheng; 6 Alquiros, 29 Valmayor Cadangan: 25 Villanueva, 9 Paolo Bugas, 11 Tacagni, 14 Del Rosario, 15 Talaroc, 19 Salenga, 20 Uzoka, 22 Francisco Santos, 28 Aguisanda
Pelatih: Marlon Maro

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...