Langsung ke konten utama

Pasebos Alat Lipat Baju Buatan Mahasiswa UGM

Pasebos
Semakin besar tuntutan manusia untuk cepat dalam segala aktifitas, termasuk urusan melipat baju yang membutuhkan waktu yang lama memunculkan ide kreatif lima mahasiswa program studi Elektronika dan Instrumentasi Sekolah Vokasi UGM. Mereka adalah Rahmatia Firda A, Yoga Adi Candra, Farouq Rifani, Bagus Purnomo dan Mukhlisin.
"Alat Pasebos ini membantu mempermudah pekerjaan rumah tangga. Sekali pencet tombol maka kurang dari 5 detik baju sudah terlipat dengan rapi," Ujar Yoga seperti dikutip dari vivanews Senin 8 Juni 2015.

Mengenai teknis pemakaiannya Pasebon dilengkapi LCD 16x2 sebagai interface yang berfungsi untuk menampilkan keterangan terkait kesiapaan penggunaan alat. “Ada empat tombol pada alat ini yaitu tombol otomatis, gerak lipat kiri, gerak lipat kanan, gerak lipat tengah,” tutur Yoga. 

Pasebos mempunyai dua fungsi pengoperasian yaitu otomatis dan manual. Dengan menggunakan metode otomatis pengguna pasebos maka cukup melakukan satu kali pencet. Sementara dengan mode manual, operator harus memencet 3 tombol secara bergantian untuk mendapatkan baju terlipat secara rapi.

Selain fungsi yang sangat bermanfaat untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut. Pasebos didesain untuk mudah disimpan yaitu dengan kerangka yang mudah dilipat sehingga tidak perlu ribet dalam penggunaan dan penyimpanannya.

sumber : http://teknologi.news.viva.co id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...