Langsung ke konten utama

Akhirnya RS Petrokimia Memohon Maaf Pada Pasien "Salah Tulis Kuitansi"



Gresik - Setelah pemberitaan inigresik dengan judul Salah Tulis Kuitansi RS Petrokimia "Semoga Jadi Pelajaran"  Sabtu 11 Juli 2015. Akhirnya pada senin (13/7) dari pihak manajemen Rumah sakit yang diwakili oleh Ibu Indah selaku kepala bidang pelayanan didampingi oleh kepala perawat akhirnya menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga korban yang menjadi bahan tulisan tersebut.

Pihak manajemen Rumah sakit sudah melakukan evaluasi dan memberikan teguran kepada pihak terkait. Dengan terbuka memang diakuinya adanya informasi yang terputus antara unit dengan managemen dalam rumah sakit sebagai sebuah kekurangan yang terus dibenahi. Harapannya RS Petrokimia membenahi bukan karena adanya kritik dan bukan hanya pada satu keluarga.

Dalam kunjungannya tersebut pihak rumah sakit meminta kepada pasien untuk tetap menggunakan layanan yang diberikan oleh pihak RS Petrokimia dan tetap menjadi pelanggan.

Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi keluarga pasien RS agar lebih teliti dan kritis saat rawat inap karena saat rawat inap pelayanan menjadi hak pasien dan semua instasi pemberi layanan jasa untuk masyarakat agar lebih meningkatkan pelayanannya dengan care dan terbuka. (nmj)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...