Chile sukses menjadi juara copa Amerika 2015, setelah 99 tahun mereka belum pernah meraih gelar tersebut. Kesuksesan pertama mereka itu sekaligus membuat Argentina gigit jari lagi. Melalui adu finalti Chile Sukses unggul 4-1
Menurut catatan statistik, Chile mendominasi pertandingan dengan menguasai bola 57 persen dan melepaskan tujuh tembakan sementara Argentina hanya menguasia 42 persen dan melepaskan tiga tembakan ke gawang Chile. Sampai akhirnya pertandingan berakhir imbang tanpa gol di babak kedua
Chile pertama kali melangkah ke final pada tahun 1955, dulu masih bernama Campeonato Sudamericano de Football (South American Football Championship). Ketika itu, Copa America juga dilangsungkan di negara sendiri dan formatnya masih dalam bentuk grup, di mana tiap tim peserta saling berhadapan satu kali.
Pada perhelatan tersebut, Chile finis di bawah Argentina yang akhirnya keluar sebagai pemenang. Pada pertandingan terakhir di grup itu pula, Chile kalah 0-1 dari Argentina.
Baru pada tahun ini, Chile kembali melangkah ke final. Kali ini, mereka tidak gagal. Setelah mendominasi sepanjang 120 menit, Chile menang 4-1 atas Argentina lewat adu penalti.
Susunan pemain:
Chile: Bravo; Silva, Diaz, Beausejour, Isla; Valdivia (Matias Fernandez 75'), Vidal, Medel, Sanchez; Aranguiz, Vargas (Henriquez 95').
Argentina: Romero; Zabaleta, Demichelis, Otamendi, Rojo; Biglia, Mascherano, Pastore (Banega 81'); Messi, Aguero (Higuain 74'), Di Maria (Lavezzi 29').
Sumber : detik | sindo
Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak
INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat. Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...

Komentar
Posting Komentar