Langsung ke konten utama

Juarai Kontes Bandeng, Bukti Eksistensi Petambak Mengare

Ada kisah menarik dibalik pasar bandeng akhir ramadhan kemarin, dalam sebuah komentar di sosial media iniGresik sempat ada yang tidak percaya ada foto 3 bandeng yang berukuran besar diatas panggung. 

Ternyata pemilik ikan besar tersebut adalah Arif Rahman Hakim yang berasal dari Tanjung Widoro sebagai juara satu kontes, disusul Ahmad Najich petambak asal Mengare juga yang meraih juara dua,  dan Andila petambak asal Desa Sembayat yang meraih juara ketiga

Pasar bandeng sekaligus kontes bandeng tahun ini memunculkan nama Arif Rahman Hakim sebagai pemilik bandeng terbesar dan terberat sekaligus menjuarai kontes dengan berbobot 7,9 kg dan memiliki umur bandeng sekitar 20 tahun 

Arif yang merupakan keluarga petambak asal Tanjung Widoro Mengare ini berhasil mendapatkan hadiah sebesar 15 juta dengan modal bandeng yang berusia tertua sekitar 20 tahun, bandeng sang juara tersebut ternyata dipelihara dengan berbagai teknik agar bertahan lama dan mendapatkan bandeng yang diinginkan

Salah satu teknik yang digunakan adalah dengan memindahkan dari satu tambak menuju tambak yang lainnya serta mengatur kadar air garam dan tawar agar seimbang, selain itu pemeliharaan bandeng diupayakan menggunakan air setinggi pinggang orang dewasa. Begitu penjelasan Arif Rahman Hakim yang dikutip dari harian Jawa Pos

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...