Langsung ke konten utama

Menunggu Realisasi Kawasan Religi dan Bersejarah Gresik ?

Upaya pemerintah kabupaten Gresik dan provinsi Jawa Timur untuk mengembalikan kejayaan Gresik sebagai salah satu pusat peradaaban Islam berpengaruh di Nusantara mendapat perhatian serius dari pimpinan daerah kabupaten Gresik. 

Dalam sebuah pertemuan (8/5/2015) yang dikutip wartawan Surya disebutkan bahwa Bupati beserta Wakil Bupati Gresik mengutarakan kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bahwa pemerintah kabupaten Gresik akan menjadikan kawasan Alun-alun Gresik sebagai pusat religi dan bangunan bersejarah. 

Pemerintah Daerah berencana menyakinkan bahwa Gresik tidak tergoyahkan dengan adanya pertumbuhan industri dan budaya asing. Beliau ingin menunjukkan Gresik sebagai kota Santri dan Wali dengan salah satu upayanya menjadikan daerah disekitar Alun-alun Gresik sebagai kawasan religi dan bersejarah. 

Rencana menjadikan pusat kota Gresik sebagai kawasan religi ternyata tidak main-main, proyek tersebut yang direncanakan selesai tahun 2016 atau 2017 tersebut nantinya akan menggusur kantor DPRD Gresik dan kantor Dinas yang akan dipindah semua dekat kantor bupati. 

Wakl Gubernur Jawa Timur Syaifulah Yusuf (Gus Ipul) mengapresiasi proyek besar pemerintah kabupaten Gresik, beliau juga berharap pada beberapa tempat wisata religi ditambah sekaligus diperbaiki seperti rest area, toilet, serta infrastruktur agar masyarakat lebih nyaman. 

Namun hingga saat ini pemerintah daerah kabupaten Gresik belum terlihat serius merawat fasilitas yang telah ada seperti gerbang memasuki kawasan wisata religi Maulana Malik Ibrahim, belum adanya penunjuk arah terhadap beberapa kawasan wisata religi, serta beberapa hal yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah kabupaten Gresik terhadap keseriusan pemerintah kabupaten Gresik sebagai ikon kota religi. 

Beragam tanggapan di sosial media terhadap rencana ini ada yang mengkritisi sebagai upaya pencitraan menjelang pilkada karena selama ini pemerintah kabupaten Gresik belum totalitas merawat potensi yang telah, adapula yang menyambut baik langka besar pemerintah kabupaten Gresik dalam upaya membangun kembali citra Gresik sebagai kota Wali dan kota Santri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...