Langsung ke konten utama

Ternyata Pabrik Mobil Listrik Komersial Pertama Ada di Gresik

Gresik - Ada yang sudah tahu apa belum ?, ternyata  di kota Gresik ini sudah ada pabrik pembuat mobil listrik lohh teman. tepatnya di daerah selatan Gresik yaitu di Kedung Anyar Wringin Anom. Pabrik mobil listrik ini menjadi pabrik komersial mobil listrik yang pertama di Indonesia sumber (grain co id)

Pabrik yang biasa disebut PT Grain ini mampu memproduksi mobil listrik ini sebanyak 20 ribu mobil listrik manual per tahun. Luas pabrik untuk mobil listrik manual ini mencapai 3.500 meter persegi dan sudah mulai operasi 28 Oktober 2012. 

Sementara untuk yang jenis automatic, pabrik ini mampu memproduksi memproduksi 60 ribu per tahun mulai Maret 2013. Pabrik pembuatan mobil listrik automatic ini memiliki luas 4 ribu meter persegi. 

"Dengan pengisian listrik Rp. 10.000 mobil listrik mampu berjalan sejauh 120 km" ujar salah satu manajeman PT Grain yang melakukan audensi disalah satu radio terkenal di Jawa Timur kemarin 30 Juli 2015

Beberapa manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh konsumen dengan menggunakan mobil listrik adalah, dengan mobil listrik maka low operasional dan simple maintenance begitu penjelasan dari PT Grain

Berikut beberapa produk yang sudah pernah dihasilkan seperti dikutip dari website  grain co id antara lain : Ravi untuk jenis APV ,Hevi untuk jenis Pick Up ,Hivi untuk jenis City Car,dan juga ada  jenis SMARTVI, BUSVI, MINIBUSVI, dan JAYVI,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...