Langsung ke konten utama

Tradisi Ngoleleng Bebhiyen Bawean

Bawean yang berada sejauh 81 mil laut Utara Gresik dan menjadi satu kesatuan dengan kabupaten Gresik sepertinya menyimpan banyak keindahan wisata dan budayanya yang perlu di explore, setelah wisata bawean dengan berbagai keindahaanya yang pernah kami publikasikan. Budaya di Pulau Bawean juga perlu kita ketahui bersama, seperti tradisi Ngoleleng Bebhiyen juga masih lestari disana

Kalau di Gresik kota ada namanya tradisi kupatan, di Bawean bernama Ngoleleng Bebhiyen sebuah tradisi yang melestarikan budaya silaturahim dengan kerabat saat lebaran hari pertama, perbedaanya kalau dahulu sebelum ada kendaraan mereka melakukannya dengan jalan kaki, tetapi sekarang sudah banyak sarana transportasi yang digunakan

Mereka bersilaturahim dengan berkelompok sesama keluarga, biasanya dilengkapi dengan acara makan bersama keluarga dan dilanjutkan berjalan jalan ke tempat wisata seperti Danau Kastoba, penangkaran rusa, Jherat Lanjheng dan lapangan terbang Bawean, serta wisata Bawean lainnya

Kehangatan keluarga seperti inilah yang kemudian bernilai mahal di jaman digital saat ini, selain jarak dan waktu tidak jarang kita bisa bertemu dengan keluarga, jadi tradisi positif seperti ini layak dilestarikan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...