Langsung ke konten utama

Wisata Al Quran Terbesar di Palembang

Al Quran Terbesar
Obyek wisata khusus ini berbeda dengan daerah lain, tepatnya di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus Palembang Sumatera Selatan atau sekitar 30 menit dari bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II,

Bangunan tersebut menyajikan lembaran tulisan Al Quran raksasa berjumlah 30 Juz, dengan berukuran setiap halamannya 177 x 140 x 2,5 sentimeter yang ketebalan keselurahan mencapai 9 meter, dengan berbahan kayu trembesi yang merupakan bahan kayu khas daerah tropis mencapai 40 meter kubik dengan biaya sekitar Rp 2 miliar. 

Pahatan kaligrafi Al Quran dengan tulisan emas tersebut dibuat dalam jangka waktu sekitar 2003 sampai 2008, dengan biaya tiket 500 rupiah para tamu akan diantar guide mengelilingi museum tersebut, lokasi tersebut selain dibuat wisata juga seringkali dipakai foto pre wedding

Lokasi wisata khusus ini banyak diminati oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Korea, Tunisia, maupun Australia. Museum ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono yang juga membuka konferensi parlemen negara Islam anggota OKI pada 30 Januari 2012 di Palembang

Perlu diketahui selain di Palembang Indonesia, Al Qur'an dengan ukuran besar juga terdapat di Kabul Afganistan, dan juga berada di Kazan Rusia


sumber : diaharis blogspot | Jawa Pos

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...