Langsung ke konten utama

5 Perbedaan Peta Gresik Lama dan Sekarang

Peta Perencanaan Gresik pertama kali diterbitkan Oktober 1945 dengan judul Grisse, jika dibandingkan dengan peta sekarang tentu banyak sekali perubahaan, apa saja perbedaaanya ? mari kita perhatikan kedua referensi dua gambar dari dua jaman dan teknologi yang berbeda ini :





Peta Perencanaan Gresik 1945

1. Jika kita perhatikan tepi yang menjorok kelautan  memiliki garis yang berbeda, adanya proyek dan pabrik yang berlokasi di tepi laut, ada penambahan daratan yang menjorok ke laut 

2. Peta Dulu tidak bis mendeteksi kedalaman laut, peta sekarang yang dikeluarka dr google earth terlihat dengan jelas kedalaman tepian Gresik

3. Judul penamaan Gresik yang lama masih tertulis Grisse, dan menggunakan bahasa Belana, karena memang teknologi pemetaaan Belanda sudah maju waktu itu.

4. Pemetaan jalan dan rumah di google earth sudah terlihat dengan jelas sekaligus menandakan Gresik semakin padat 

5. Lebih detail, peta sungai, bukit, hijau tumbuhan dan pemetaan batas kecamatan teridentifikasi dengan jelas di peta yang baru 

Masih banyak perbedaan yang belum kami tulis seirig dengan perkembangan pembangunan di Gresik, silahkan ditambahkan di kolom komentar 




Semoga bermanfaat tulisan "5 Perbedaan Peta Gresik Lama dan Sekarang ", 
gambar diambil dari facebook : Gresik Tempo Dulu dan Google Earth

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...