Langsung ke konten utama

Kumpulan Dolanan Asli Indonesia

Indonesia merupakan negara dengan beraneka ragam kekayaan di dalamnya, selain budaya,kuliner dan keindahaan yang tersimpan, ada juga permainan yang merupakan asli dari negri tercinta ini, berikut beberapa contoh dolanan  atau permainan yang ada di Indonesia


1) PETAK UMPET dapat dimainkan minimal 2 orang yaitu dengan cara 1 orang harus menutup mata, dan harus mencari temennya yang bersembunyi. 

2) BENTENG dimainkan oleh 2 group yang mempunyai markas/ benteng (tiang, pohon,dll) dan harus menyerang satu sama lain. 

3) ENGRANG merupakan dua bilah bambu tinggi yang harus dinaiki untuk berjalan. Permainan ini sangat memerlukan keseimbangan tubuh. 
engrang

4) KELERENG, Ukuran kelereng sangat bermacam-macam. Umumnya ½ inci (1.25 cm) dari ujung ke ujung. kelereng biasa terbuat dari kaca/ marmer. 

5) LOMPAT TALI biasanya dimainkan dengan menggunakan karet yg saling diikat memanjang. Dipermainan ini ada 2 orang yg bertugas menjaga tali. 

6) ULAR NAGA biasa dimainkan sekitar 5-10 orang yg memanjang kebelakang melewati 2 orang penjaga, sambil menyanyikan lagu ular naga. 

7) ENGKLEK dimainkan dengan menggambar pola kotak-kotak ditanah, dan pemain harus melewatinya dengan menggunakan 1 kaki. 

8) CONGKLAK Biasanya sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian. 

9) PLETOKAN dibuat dari bambu. Untuk penyodok, bambu diraut bundar sesuai dengan lingkaran laras dan peluru dengan menggunakan kertas/biji. 

10) GASING adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkuat Sinergi Desa dan Polisi, Kapolres Gresik Luncurkan “Lapor Cak Roma” untuk Wujudkan Gresik Aman dan Kondusif

INIGRESIK.COM  – Dalam semangat mempererat kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah desa, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menggelar silaturahmi bersama jajaran Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se- Kabupaten Gresik , Jumat (10/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula SAR Polres Gresik itu dihadiri Wakapolres Kompol Danu Anindhito Kuncoro, pejabat utama Polres Gresik, serta Ketua PKDI Kabupaten Gresik, Nurul Yatim, yang juga Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun, bersama seluruh Ketua PKDI tingkat kecamatan. Dalam arahannya, Kapolres Rovan menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa untuk menjaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) . Ia menegaskan, keamanan bukan semata tugas kepolisian, namun juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh kepala desa dan masyarakat. “Kami berharap peran aktif para kepala desa dalam mendukung program strategis Polres Gresik, termasuk mengaktifkan Sat Kamling dan memperluas ...