Langsung ke konten utama

Dewan Pers Ingatkan Media Partisan

Dewan Pers Ingatkan kebebasan pers yang berkembang sejak era reformasi harus terus dijaga dan dikendalikan serta diaplikasikan dengan penuh tanggung jawab. Ketua Dewan Pers RI Prof Dr Bagir Manan menyampaikan ada 3 hal terkait kebebasan pers saat ini yaitu kebebasan akan informasi, menyalurkan dan menyebarkannya kepada publik.

Hal tersebut disampaikan saat pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga seminar nasional dengan tema "Kepemimpinan di era kebebasan pers dan media sosial" Senin 21/09 bertempat di kantor Pemkab Gresik. Acara yang dihari dari berbagai elemen masyarakat ini berlangsung sangat interaktif

Dalam sesi tanya jawab sempat mencuat beberapa pertanyaan antara lain bagaimana mensikapi media partisan dan wartawan abal-abal yang selama ini merusak citra wartawan yang profesional dan berintegritas 

Imam Wahyudi sebagai salah satu pembicara dan juga anggota Dewan Pers RI menegaskan bahwa karena kedaulatan ditangan masyarakat lambat laun media partisan akan hilang dan tidak laku dimasyarakat, karena itu sebagai bentuk hukuman yang harus siap diterima, begitu juga menanggapi terkait wartawan abal abal yaitu dengan memberikan arahan agar mengenali karakternya yaitu tidak memeras
[post_ads]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...