Langsung ke konten utama

Aplikasi Nahwu Sorof Karya Santri Madura

Satu lagi hasil kreatifitas muncul dari kalangan aantri, kali ini dari pondok pesantren di Pulau Madura, Jawa Timur meluncurkan aplikasi android tata bahasa Arab, nahwu dan sorof. Aplikasi ini akan mempermudah para generasi muda mempelajari cabang ilmu bahasa Arab itu. "Santri yang membuat dan meluncurkan aplikasi android nahwu dan sorrof ini adalah mahasiswa teknik Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan," kata Dekan Fakultas Teknik UIM Pamekasan Dr Hozairi, Jumat (11/9).

Isi dari aplikasi andorid nahwu dan sorof itu masih berisi enam poin pembahasan, yakni deskripsi tentang fiil atau kata kerja, ciri-cirinya, fiil menurut waktunya, serta jenis dan susunan fiil. 

Selain itu, aplikasi yang dibuat santri mahasiswa UIM ini juga memuat fiil menurut objek, fiil menurut bentuknya serta fiil menurut susunannya. Hozairi yang juga pembimbing pembuatan aplikasi ini mengatakan nama aplikasi android untuk tata bahasa Arab ini adalah tasrefan. 

Ia menjelaskan, jenis teknologi ini di satu sisi sebenarnya merupakan upaya untuk memanfaatkan kemajuan teknologi ke arah yang lebih bermanfaat. Dengan aplikasi ini maka para santri dan generasi muda Muslim bisa belajar ilmu nahwu dan sorof dimanapun saja


semoga bermanfaat "Aplikasi Nahwu Sorof Karya Santri Madura" dikutip dari tajuk.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...