Langsung ke konten utama

Aplikasi Nahwu Sorof Karya Santri Madura

Satu lagi hasil kreatifitas muncul dari kalangan aantri, kali ini dari pondok pesantren di Pulau Madura, Jawa Timur meluncurkan aplikasi android tata bahasa Arab, nahwu dan sorof. Aplikasi ini akan mempermudah para generasi muda mempelajari cabang ilmu bahasa Arab itu. "Santri yang membuat dan meluncurkan aplikasi android nahwu dan sorrof ini adalah mahasiswa teknik Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan," kata Dekan Fakultas Teknik UIM Pamekasan Dr Hozairi, Jumat (11/9).

Isi dari aplikasi andorid nahwu dan sorof itu masih berisi enam poin pembahasan, yakni deskripsi tentang fiil atau kata kerja, ciri-cirinya, fiil menurut waktunya, serta jenis dan susunan fiil. 

Selain itu, aplikasi yang dibuat santri mahasiswa UIM ini juga memuat fiil menurut objek, fiil menurut bentuknya serta fiil menurut susunannya. Hozairi yang juga pembimbing pembuatan aplikasi ini mengatakan nama aplikasi android untuk tata bahasa Arab ini adalah tasrefan. 

Ia menjelaskan, jenis teknologi ini di satu sisi sebenarnya merupakan upaya untuk memanfaatkan kemajuan teknologi ke arah yang lebih bermanfaat. Dengan aplikasi ini maka para santri dan generasi muda Muslim bisa belajar ilmu nahwu dan sorof dimanapun saja


semoga bermanfaat "Aplikasi Nahwu Sorof Karya Santri Madura" dikutip dari tajuk.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...