Langsung ke konten utama

Gresik Jadi Alternatif Pabrik Pembuatan Kereta Tanpa Masinis

PT Industri Kereta Api (INKA) Persero berencana akan membangun pabrik khusus pembuatan kereta Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan biasanya yang memungkinkan berjalan tanpa masinis (wikipedia) pada tahun 2016. Rencana ini menyusul penugasan pemerintah kepada INKA untuk memproduksi kereta tanpa masinis tersebut dengan nilai suntikkan modal dari negara sebesar Rp 1 triliun. 

Dikarenkan pabrik INKA yang beroperasi sekarang di Madiun, Jawa Timur, kapasitas produksinya sudah dipenuhi dengan orderan kereta barang dan penumpang. PT INKA berencana akan mengembangkan pabrik di tempat lain, salah satunya yaitu di Gresik

"Kami sudah menjajaki dua lokasi, yakni di Gresik dan Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Kedua lokasi ini kami sudah kunjungi, tapi tetap harus menunggu keputusannya karena dua-duanya milik BUMN," ungkap Direktur Utama INKA, Agus Purnomo seperti dikutip Liputan6 (17/09)

[post_ads]
Mengenai kepastiannya "Gresik Jadi Alternatif Pabrik Pembuatan Kereta Tanpa Masinis" kita tunggu saja berita selanjutnya, dan update terus tulisan kami, bisa melalui twitter @ini gresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...