Langsung ke konten utama

Nobar Film G30S/PKI Sadarkan Pelajar Gresik Akan Bahaya Latent Komunis

Untuk mengingatkan keganasan dan bahaya laten Partai Komunis Indonesia (PKI) kembali tumbuh di NKRI, (Pjs) Bupati Gresik Akmal Boedianto dan Dandim 0817 Gresik menggelar acara nonton bareng (Nobar) bersama para pelajar Gresik untuk menonton Film Gerakan 30 September di Gedung Tri Dharma Petrokimia Gresik, Rabu (30/9)

Pemutaran film yang sempat tayang di televisi nasional tersebut sangat membantu generasi muda sekarang untuk mengetahui strategi yang dilakukan partisipan PKI menyusup di tengah pelajar. Hal tersebut seperti disampaikan Letkol Arm Hendro Setyohadi

“Saya sengaja mengajak nobar film kekejaman PKI sekaligus memberikan pemahaman dan mencermati bagaimana strategi yang dilakukan para partisipan PKI,” kata Hendro, Rabu (30/9). Dia menambahkan, metode penyusupan yang dilakukan PKI sekarang berbeda dengan jaman dulu. Jaman sekarang mereka menyusup melalui pergaulan serta tanda gambar palu arit berwarna merah. 
[post_ads]
Pjs Bupati Gresik Akmal Boedianto mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan nobar film G 30 S-PKI. “Ini sangat penting bagi pelajar sebagai pengingat peristiwa keji yang dikenal dengan Gerakan 30 september PKI,” ucapnya


sumber : tribunnews

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...