Langsung ke konten utama

Pelaku Pembunuhan GKB Teridentifikasi

Gresik - Sehari setelah kejadian pihak kepolisian Gresik berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan Yakob Piter Triindiatmoko (54) yang tinggal di Jalan Bintan GKB, walaupun tidak menyebutkan secara rinci pihak kepolisian Gresik sudah membentuk 3 tm buser satreskim untuk memburu pelaku pembunuhan tersebut

Mengenai ciri ciri pelaku berdasarkan pemaparan AKBP Ady Wibowo yang dikutip dari harian radar Gresik mengungkapkan beberapa identifikasi pelaku yang memiliki ciri antara lain  :

- Pelaku kemungkinan biasa mencuri di kawasan jl Bintan
- Pelaku berlogat madura
- Spesialisasi pelaku jika kepergok tak segan melukai korban, bahkan membunuh jika kepepet

Pembunuhan GKB Versi Warga 

Menurut versi beberapa warga yang tidak mau disebutkan identitasnya, pembunuhan di Jalan Bintan ini ada hubungannya dengan pekerjaan di PT Petrokimia

“Biasalah di lingkungan perusahaan Pak Moko itu pejabatnya saling sikut. Bahkan beberapa warga menyebut sampai terjadi perang santet gara-gara rebutan jabatan,” ujar sumber perempuan yang sehari-hari berdagang ketan di GKB seperti dikutip dari radar Gresik (18/09)

[post_ads]
Kasus pencurian dan pembunuhan warga Bintan ini bisa menjadi pelajaran bagi warga setempat, selain tidak ada siskamling di area tersebut juga tidak ada satpam yang rutin menjaga


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...