Langsung ke konten utama

Rancang Aplikasi Outbook Project , Siswa SMAN 1 Manyar Juarai INAICTA 2015

Rahadian dan Giri Dwi salah satu siswa SMAN 1 Manyar telah membuktikan rancangan karyanya berupa konsep Outbook Project memiliki nilai manfaat di masyarakat, ini dibuktikan dengan menjuarai Indonesia ICT Award (INAICTA) 2015 yang digelar kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemen Kominfo) yang berakhir pada 9 September 2015 lalu



Prinsip Outbook Project cukup sederhana yaitu menghubungkan obyek dengan aplikasi yang dibuat berbasis software unity 3D, yang kemudian dihubungkan dengan sebuah buku khusus yang bernama augmented reality (AR) yang bisa menghubungkan benda maya dengan lingkungan nyata

ketika gambar gambar terekam dalam kamera akan secara otomatis muncul bentuk 3 dimensi dan detail rumus rumus yang ada didalamnya, sehingga akan memudahkan pelajar untuk belajar matematika yang terdapat banyak rumus


Berikut para pemenang INAICTA 2015: 

Untuk kategori Profesional 
1. Health & Wellbeing: JKN APPS (Ketut Gede Budhi Riyanta) 
2. Tourism & Hospitality: Hajiumroh (X-Igent) 
3. Education & Culture: KlungMaestro (Karismanto) 
4. Financial/SME: Cubeacon (Aditya Rahmawan) 
5. Research & Development: Averi (Hendri) 
6. Games: Ultra Space Brawl (Mojiken) 
7. Digital Interactive Media: Hybrid Smart Home Interactive (IT Amikom) 
8. Digital Animation: PiPoYa! Animated Web Series (PiPoYa) 9. e-Inclusion & Sustainability: B-Touch (Eliik Hari Mustakin) 

Untuk kategori Pelajar 
1. Aplikasi SD dan SMP: Secure Bag 
2. Aplikasi SMA dan SMK: OutBook Project 
3. Aplikasi Perguruan Tinggi: Perancangan Alat Pembuat Larutan Penyangga Berbasis Android Smartphone 
4. Games: Kitten Mita: Moon Chapter 
5. Animasi SMA, SMK, dan Perguruan Tinggi: The Great Return 
6. Applicative Robot SMA, SMK, dan Perguruan Tinggi: RoboViper (Robotics Visual Programmer) 

[post_ads]

Terima kasih sudah bersedia membaca "Rancang Aplikasi Outbook Project , Siswa SMAN 1 Manyar Juarai INAICTA 2015sma" semoga bermanfaat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...