Langsung ke konten utama

Gresik Sumbang 1 Emas di Ajang OPSI 2015

Panggung OPSI 2015
Gresik - Ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2015 yang berlangsung pada 11-16 Oktober 2015 di Hotel Empire Palace Surabaya Jawa Timur, diharapkan bisa  melahirkan generasi yang bisa diandalkan pada 20 tahun yang akan datang begitu ujar Kasubdit Kelembagaan dan Peserta Didik, Suharlan, selaku Ketua Panitia OPSI seperti dikutip dari website kemdiknas
Souvenir OPSI 2015


Guru dan Murid di ajang OPSI 2015

Jawa Timur berhasil mendapatkan dua mendali emas, salah satunya diraih siswa dari SMAN 1 Gresik bernama Ainur Rahmah dan Anggita Puti Samara dalam bidang IPA dengan judul "rancang bangun 3 in 1 automatic plants treatment ft, aquaponic system (watering, fertilizing, seeding)"

Emas satunya diraih siswa SMAN 2 Lamongan Chabib Fachry Albab dab Millah Khoirul Mu'azzah, dalam event ini Yogyakarta meraih juara umum dengan perolehan 3 mendali emas, empat mendali perak dan dua mendali perunggu

Quinita Maria Jose Noronha dan Sepvina Mutikasari salah satu perwakilan dari SMAN 3 Yogyakarta meraih medali emas melalui penelitian berjudul Kaca Mata Duitan. Mereka membuat kaca mata khusus yang dapat mendeteksi nominal uang bagi penyandang tuna netra. "Cara kerjanya dengan membedakan komposisi warna pada setiap nominal uang. Setelah data didapatkan kemudian diolah dengan (perangkat komputer) Arduino Nano dan outputnya berupa audio," kata Sepvina.
[post_ads]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...