Langsung ke konten utama

Horee.. Gresik Job Fair II digelar November 2015 di Wisma Semen

Besarnya minat pengunjung pada pelaksanaan Gresik Job Fair Sebelumnya pada event yang diselenggarakan oleh Disnaker Gresik, menjadi pendorong untuk kembali menggelar even Gresik Job Fair II 2015, kali ini akan diselenggarakan pada 4-5 November 2015 berlokasi di Wisma Ahmad Yani Semen Gresik. Menurut rencana GJB II 2015 akan diikuti oleh 40 perusahaan terkemuka yang menyediakan ribuan lowongan kerja 


Dengan tempat yang lebih luas dan representative diharapkan even ini lebih banyak lagi peminat dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan khususnya bagi ada yang berminat menjadi profesional muda, maupun bagi anda yang fresh graduate Berikut Persyaratan yang bisa dipersiapkan bagi anda yang berminat : 

1. Mengambil formulir pendaftaran pada hari H-7 sampai dengan H-1 
2. Membawa Lamaran Kerja Lengkap 
3. Memakai pakaian rapi dan bersepatu 

Beberapa catatan terkait penyelenggaraan Gresik Job Fair II Gresik ini, lowongan yang disediakan ada beberapa kelebihan karena bukan jabatan marketing, sesuai kebijakan dari dinaker Gresik dan juga bukan merupakan perusahaan alih daya atau pihak ketiga 

 [post_ads]
Untuk informasi lengkap bisa menghubungi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Jl Dr Wahidin Sudirohusodo No.233 Gresik



Semoga informasi "Horee.. Gresik Job Fair II digelar November 2015 di Wisma Semen" bermanfaat, kami ucapkan terima kasih atas share dan commennya +ini gresik 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...