Langsung ke konten utama

Hasil Survei LSI Terbaru Pilbup Gresik 2015

Berdasarkan publikasi data yang dikeluarkan Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait elektabilitas ( tingkat keterpilihan) cabup-cawabup dalam pilkada Gresik 2015 menunjukan pasangan SQ lebih unggul dari pada pasangan Berkah dan Arjuna

Hasil Survei LSI Terbaru Pilbup Gresik 2015
Dalam survei yang ketiga ini LSI menyebutkan bahwa kemungkinan pergerakan suara antar calon memang masih dinamis, namun peta dukungan diprediksi tidak berubah signifikan hingga menjelang coblosan 9 Desember mendatang

"Dari hasil ini, pasangan SQ lah yang paling berpeluang unggul dalam pilbup mendatang" ujar Ardian Sopa peneliti LSI seperti dikutip dari harian Jawa Pos 5/12

Ardian memaparkan metode survei yang ketiga ini tidak berubah dari metode yang pertama dan kedua. Yaitu menggunakan multistage random sampling dengan jumlah responden 440 orang. Teknik pengumpulan data melalui tatap muka menggunakan kuesioner. dengan toleransi kesalahan (margin error) 4,8 persen

Hasil Survei LSI Terbaru Pilbup Gresik 2015
  • Sambari halim Radianto - Mohammad Qosim 64,1 %
  • Husnul Khuluq - Ahmad Ruba'ie 24,1 %
  • Ahmad Nurhamim - Junaidi 1,4 %
  • Belum menentukan pilihan 10,4 %

Terkait hasil diatas Ardian menjelaskan "sebab berdasar tren umum dalam setiap pilkada , electabilitas incumbent biasanya turun, namun SQ bisa membuat elektabilitas mereka stabil" 

Di sisi lain kenaikan elektabilitas pasangan Berkah juga didukung sejumlah faktor. Mulai intensitas kampanye mereka hingga isu yang diciptakan. "Namun lonjakan elektabilitas ini terjadi pada detik-detik akhir masa kampanye. Sehingga mereka kehilangan momentum" Jelas Ardian 

[post_ads]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...