Langsung ke konten utama

Belajar dari Internet, Kerajinan Lampu Hias Karya Hafiz Banyak Pesanan

GRESIK – Belajar sendiri menggunakan media internet ternyata terbukti bisa bermanfaat dan menghasilkan salah satunya Hafiz Irfani, warga Desa Leran, Kecamatan Manyar, Gresik, yaitu membuat lampu hias benang.

Dari hasil karyanya itu bisa menghasilkan pendapatan ratusan ribu dalam sebulan dengan modal yang murah meriah berupa benang, lem lilin, benang, fiting lampu, kabel, lampu, dan alat tembak lem lilin. 

Proses pembuatan bahan yang berharga sekitar 100 ribu ini cukup mudah, keahlian yang didapat dari internet langsung dipraktekkan dengan belanja kebutuhan awal. Lem lilin diletakkan dicetakkan berbentuk bulat, kemudian dilingkarkan benang-benang tersebut di atas cetakan yang sudah diratakan lem lilin tersebut. 

Setelah benang benar-benar rata, kemudian di jemur sampai kering. Jika benar-benar kering baru diberi spon agar terlihat seperti lampu hias dengan benang-benang melingkar rapi. Setelah selesai dihias, bola lampu hias diberi fiting lampu beserta lampu 5 watt dan kabel satu meter. “Tergantung cuaca, kalau panas terus, sehari bisa menghasilkan 4 buah lampu hias benang,” kata Hafiz lulus Sekolah Menangah Kejuruan (SMK) di wilayah Kecamatan Manyar, Rabu (9/3/2016) seperti dikutip dari tribunnews

Selama ini penjualan baru ke tetangga dan teman-teman. Baik teman sekolah dan teman kerja. Ada juga masyarakat umum yang berkunjung ke Makam Siti Fatimah Binti Maimun, Kecamatan Manyar. “Bersyukur, setiap membuat pasti habis dibeli orang. 

Baik tetangga maupun teman-teman sendiri. Ada yang pesanan. Ada yang saat berkunjung ke makam Siti Fatimah Binti Maiumun juga membeli,” imbuh Hafiz sambil membuat lampu hias benang. Walaupun produksinya belum banyak, tapi sebulan rata-rata bisa menjual 10 sampai 20 buah lampu hias benang. 

Setiap lampu hias benang dijual antara Rp 55.000 sampai Rp 65.000. Sehingga setiap bulan bisa mendapatkan uang Rp 500.000 sampai Rp 1 juta. “Belum banyak yang pesan. Usaha ini baru berlangsung dua bulan,” kata remaja usia 19 tahun 

Terima kasih sudah membaca "Belajar dari Internet, Kerajinan Lampu Hias Karya Hafiz Banyak Pesanan" semoga bermanfaat 

sumber :http://surabaya.tribunnews.com/2016/03/09/dari-benang-bisa-menghasilkan-ratusan-ribu-warga-gresik-membuktikannya-begini-caranya?page=2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...