Langsung ke konten utama

"El bayu" Toko Pudak Tertua di Gresik

Kota dua wali seringkali disebut kota pudak, ya benar ... karena makanan tradisional ini sangat erat hubunganya dengan kota Gresik ini. makanan tradisional berbahan tepung beras dan tepung sagu ini sekarang menjadi ikon sekaligus oleh oleh yang tidak lepas jika berkunjung ke sini

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pudak, bisa dibuka kembali artikel yang dulu pernah kita bahas Sejarah dan proses pembuatan pudak, lalu bagaimana perkembangannya makanan yang dibungkus Ope (berasal dari pohon jambe)

Toko pudak el bayu toko penjual jajanan khas Gresik berukuran 4 x 5 meter ini, merupakan salah satu toko pudak tertua di Gresik, berdiri sejak tahun 1950 ditengah banyaknya penjual oleh oleh khas Gresik, masih bertahan sampai sekarang. Toko yang awalnya bernama toko cap kuda ini terkenal dengan el bayu karena berdekatan dengan radio el bayu

Toko pudak yang sekarang dikelola Subianto ini merupakan keturunan generasi ketiga, Subianto sendiri memulai meneruskan usahanya baru pada tahun 1990  ketika umurnya sudah mencapai 40 tahun, dimana toko el bayu ini awalnya didirikan kakeknya


sumber : badhogan Gresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...