Langsung ke konten utama

Anak SMK Sukses Ciptakan Alat Tambal Ban Portabel

Alfan Ciptakan Alat Tambal Ban Portabel

Muhammad Alfan Alvian siswa SMK N 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah bisa menjadi inspirasi bagi siapapun untuk berinovasi, "Kepikiran bikin alat ini karena pernah bocor ban pas di hutan," ujarnya. berawal dari pengalaman pribadi kemudian melahirkan solusi yang bermanfaat untuk orang lain

Alat penemuan ini dinamakan Tyre Press cara kerjanya dengan memanfaatkan knalpot sepeda yang panas kemudian dibantu alat utama yang berupa rangkaian besi berbentuk P dimana bagian bawahnya terdapat tuas untuk memutar, kemudian ada alat lain yang ukurannya juga tidak besar yaitu besi untuk mencongkel ban dalam, kompon serta kertas

Pengisian angin menggunakan knalpot
Untuk mengisi angin ada satu alat yaitu Kompresor Engine berupa selang dengan penghubung antara ujung knalpot dengan pentil ban. Caranya mudah yaitu selang yang sudah tersedia disambungkan dengan ujung knalpot dan pentil, kemudian motor distater manual dengan posisi mesin off.


sumber : detikcom

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...