Langsung ke konten utama

Google Play Gift Resmi Masuk Indonesia

Google akhirnya segera merilis voucher digital Google Play Gift Card dengan mata uang Rupiah. Sebelumnya, pengguna Android di Indonesia harus menggunakan voucher digital Google dalam mata uang dolllar AS. Kabar ini diumumkan Google melalui situs resmi Google Play pada Jumat (15/4/2016). Dikutip KompasTekno dari laman tersebut, ada tiga nominal Google Gift Card yang disediakan oleh Google nantinya. 

Ketiganya adalah Rp 150.000, Rp 300.000, dan Rp 500.000. Nantinya, voucher tersebut bisa dibeli melalui gerai toko Indomaret. Sayangnya, tanggal pasti kehadiran voucher tersebut di Indomaret masih belum dibeberkan. 

"Kartu hadiah Google Play baru saja diluncurkan, namun mungkin masih dalam proses penyiapan di pengecer lokal Anda. Tanyakan mereka untuk mengetahui ketersediaannya," tulis Google dalam situs resminya. Belum diketahui toko berikutnya yang bakal menjual kartu tersebut. Kartu Google Play merupakan kupon (voucher) yang dipakai untuk belanja konten, seperti aplikasi Android, item game, film, dan buku digital di toko digital Play Store. Pada voucher tersebut tercantum beberapa digit kode yang memiliki nilai. Kode tersebut nantinya bisa dimasukkan dalam kolom "Redeem" untuk menambah kredit atau saldo di akun Google miliknya. Gift Card semacam ini bisa dijadikan solusi bagi pengguna yang enggan atau tidak memiliki kartu kredit atau dengan sistem potong pulsa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...