Langsung ke konten utama

Inilah 3 Exit Tol di Gresik, Manakah Yang Anda Pilih ?

Jalan Tol Surabaya-Gresik adalah jalan tol sepanjang 20,70 km yang dikelola PT Margabumi Matraraya merupakan jalan tol yang menghubungkan Surabaya - Gresik dan kota-kota lainnya di pantai utara Jawa. Jalur tol ini menjadi akses utama Jalur Pantura antara Surabaya-Jakarta.(wikipedia)

Sebagai kota industri memiliki akses yang mudah dijangkau salah satunya adalah melalui jalan tol, "keluar tol mana ya " begitulah pertanyaan yang sering kami dengar ketika menuju ke Gresik, atau dengan kata lain seseorang harus memilih dimanakah exit tol yang terdekat ? , berikut beberapa lokasi yang terdekat diantara 3 exit tol


Exit Tol Manyar 


Tujuan Terdekat dengan Exit Tol Manyar
- Daerah Industri Maspion Manyar
- Polsek Manyar
- PT Jebe Koko
- PT Karunia Alam Segar (Mie Sedap)
- Ke arah Lamongan Utara
- Ke Arah Gresik Utara (Bungah Sedayu,Ujung Pangkah, Dukun,Panceng)


Exit Tol Kebomas
Tujuan Terdekat dengan Exit Tol Kebomas
- Rumah Sakit Bunder
- Kantor Bupati
- Perumahan Bunder
- erumahan ABR
- Ke arah Lamongan Selatan, Babat,
- Terminal Bunder


Exit Tol Sumo

Jalan Tol : WRR - Driyorejo yang memiliki Panjang : 5,1 km masih belum beroperasi, namun sekarang sudah proses Pembebasan tanah dan mulai konstruksi

jika beroperasi maka exit tol Driyorejo bisa untuk mengakses Gresik Selatan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...