Langsung ke konten utama

Kuliner Kwetiau Goreng di PPS Gresik

Kwetiau Goreng

Jika kita berkunjung ke pasar malam Pondok Permata Suci (PPS), maka disana akan disajikan berbagai kuliner dan masakan yang bisa dinikmati, di salah satu sudut stand terlihat ada menu baru yang tidak biasanya dijual "Kwetiau Goreng" dengan tulisan Warung Master Chef Kwetiau 

Malam ini kami mencoba sekali lagi menu Kwetiau Goreng yang memang sengaja di sajikan Agung selaku pemilik dan diketahui pernah bekerja di restoran sehingga tidak heran ada tulisan "master chef" disana, Agung yang tinggal di PPS merupakan pendatang dari Jakarta 

Kwetiau Goreng terdiri dari beberapa bahan antaranya Kwetiau sebagai bahan utama, ditambah irisan daging, irisan sosis, timun, kecambah sawi, dan berbagai bumbu khas menu ini, dilengkapi juga lombok utuh sebagai penambah rasa pedas

Satu menu Kwetiau Goreng dihargai sepuluh ribu rupiah ditambah air minum es jeruk seharga tiga ribu rupiah, jika anda mau mencoba berarti cukup membawa uang Rp 13.000,-
Warung Kwetiau PPS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...