Langsung ke konten utama

Inilah Rahasia Tersembunyi di dalam Peta Dunia


PETA yang sudah tidak asing diatas menggunakan proyeksi paling populer di dunia, yaitu proyeksi Mercator. Gerardus Mercator membuat proyeksi di abad ke-16, peta ini dirancang dengan garis lurus dari bujur dan lintang sehingga setiap kapal yang konstan menggunakan kompas akan mengetahui ke mana mereka menuju.

Namun peta itu banyak menuai kritik. Hal ini terutama karena membuat wilayah Eropa, Rusia dan AS terlihat jauh lebih besar dari ukuran sebenarnya, sementara mengurangi ukuran Afrika, Asia, dan Amerika Tengah. 


Peta ini juga tidak mencakup keseluruhan bumi, jika Anda menelusuri Kutub Selatan, peta akan terlihat seperti ini. Seperti yang Sébastien Pérez-Duarte dan David Swart temukan pada tahun 2013:


Sementara Metrocosm telah menjelaskan hal ini dalam sebuah artikel, dengan visualisasi interaktif guna menjelaskan perbedaan peta tersebut


Sumber IslamPos

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...